KRITIK PARADIGMA TEOLOGI ISLAM KLASIK: MEMBANGUN HERMENEUTIKA PEMBEBASAN MENURUT HASAN HANAFI

KRITIK PARADIGMA TEOLOGI ISLAM KLASIK

MEMBANGUN HERMENEUTIKA PEMBEBASAN MENURUT HASAN HANAFI

Authors
  • Tauhedi As’ad
    IKIP PGRI Jember
Keywords
Paradigma Teologi Islam,, Hermeneutika Pembabasan, Hasan Hanafi
Abstract

Paradigma teologi Islam klasik tidak lagi mampu menjawab tantangan-tantangan kontemporer sebab perkembangan peradaban Barat mampu mengusai dunia Islam sehingga umat Islam terbelakang. Diantara pemikir Islam mencoba masuk ke dunia pemikiran Barat adalah Hasan Hanafi dengan gaya berpikir kiri Islam revolusioner. Dia mengkritik pemikiran Islam klasik berdasarkan hermeneutika pembebasannya dengan langkah kritik historis, kritik edietis dan kritik praksis. Hermeneutika yang digunakan adalah hermeneutika teoritis perspektif Gadamer dan hermeneutika fenomenologi perspektif Edmund Huserl sehingga corak berpikirnya Hasan Hanafi bercorak teks ke realitas, akidah ke rovolusi, dan dari logo ke praksis. Paradigma yang di usung adalah paradigma humanistik sehingga pemahamannya bercorak praksis. Maka model paradigma nalar keislaman Hasan Hanafi bercorak Islam antroprosentris-tranformatif yang berpusat pada pengangkatan derajat manusia, bukan membela Tuhan melainkan semata-mata membela kemanusiaan dari penindasan, eksploitasi dari kekuasaan penindas untuk mengangkat taraf kehidupan manusia yang manusiawi.

Author Biography

Tauhedi As’ad, IKIP PGRI Jember


Dosen Keislaman Pada FIP-IKIP PGRI Jember

References

Wahid, Abdurrahman, Tuhan Tidak Perlu Dibela (Yogyakarta: LKiS, 2000).

Wijaya, Aksin, Menusantarakan Islam: Menelusuri Jejak Pergumulan Islam Yang Tak Kunjung Usai di Nusantara (Yogyakarta: Nadi Pustaka, 2012).

Hanafi, Hasan, Cakrawala Baru Peradaban Global: Revolusi Islam untuk Global, Pluralisme dan Egaliterisme Antar Peradaban (Yogyakarta: IRCiSoD, 2003).

___________, Agama, Kekerasan & Islam Kontemporer (Yogyakarta: Jendela, 2001).

___________, Dari Akidah ke Revolusi: Sikap Kita Terhadap Tradisi Lama (Jakarta: Paramadina, 2003).

___________, Oksidentalisme: Sikap Kita Terhadap Tradisi Barat (Jakarta: Paramadina, 2000).

___________, Hermeneutika al-Quran (Yogyakarta: Nawesea Press, 2009).

___________, Oposisi Pasca Tradisi (Yogyakarta: Syarikat Indonesia, 2003).

___________, Turas dan Tajdid: Sikap Kita Terhadap Turas Klasik (Yogyakarta: Titipan Ilahi Press, 2001).

Saenong, Ilham B., Hermeneutika Pembebasan: Metodologi Tafsir al-Quran Menurut Hasan Hanafi (Jakarta: Teraju, 2002).

Shimogaki, Kazuo, Kiri Islam: antara Modernisme dan Postmodernisme; telaah Kritis Pemikiran Hasan Hanafi (Yogyakarta: LkiS, 1994). Thaha, Mahmud Muhammad, Anas Balik Syariah, (Yogyakarta: LKiS, 2003).

Verdiansyah, Veri, Islam Emansipatoris: Menafsirkan Agama untuk Praksis Pembebasan (Jakarta: P3M, 2004).

Cover Image
Published
2022-03-23
Section
Articles

How to Cite

Tauhedi. (2022). KRITIK PARADIGMA TEOLOGI ISLAM KLASIK: MEMBANGUN HERMENEUTIKA PEMBEBASAN MENURUT HASAN HANAFI. Al’Adalah, 16(2), 281-296. https://aladalah.lppmuinkhas.com/aladalah/article/view/186